Natuna, (leadernusantara.com) –Bupati Natuna Drs H Hamid Rizal, M.Si., menjelaskan, “Intruksi Presiden, agar 20 juta pengunjung wisawatan dari lokal maupun mancanegara datang ke daerah yang telah ditentukan destinasi Geopark di lima daerah di Indonesia, di topang sarana penunjang lainnya, seperti pemandu wisata, pelaku bisnis wisata perhotelan, restoran dan sebagainya.”Terang Hamid, Rabu, (18/12/2019) dalam pemaparan sambutannya pada rapat kordinasi Komite Nasional Geopark Indonesia 2019 di Kabupaten Natuna, yang digelar oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bapennas.
Bupati juga menyampaikan semua ini terlaksana dengan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas serta profesional melalui peran pendidikan dan pelatihan, menjadi sangat menentukan bersama tim OPD maupun unsur terkait dalam meraih kesuksesan dengan predikat geopark network UNESCO yang di gelar tahun 2020 di Indonesia.
Kami selaku pemangku kepentingan akan berupaya di tingkat daerah, serta mengusulkan berbagai program kepada pemangku kepentingan di tingkat Pusat, berdasarkan surat yang kami layangkan kepada Menteri Perencanaan Pembangunan, agar destinasi pariwisata menjadi prioritas di Natuna.
“Dengan menjadi tuan rumah kegiatan rapat kordinasi ini, seluruh pemangku kepentingan dapat melihat langsung segala promosi juga informasi melalui media yang kami sebarkan terkait potensi daerah ini benar adanya, baik itu parawisata, kekayaan alam melimpah, kelautan dan perikanan, geologi, warisan budaya serta kekayaan hayati yang masih lestari,” Urai Hamid.
Kegiatan itu dihadiri 94 orang peserta, terdiri dari Kementerian, Daerah dan Akademisi, dibuka langsung oleh Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal di Aula Hotel Natuna, Ranai Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (18/12/2019) pada pukul 13.00 WIB.
Juga dikatakan Hamid,
Dalam rancangan pembangunan nasional 2020-2024 , revolusi mental ,sumber daya manusia, lapangan kerja dan membangun lingkungan hidup, destinasi wisata nasional, destinasi alam dan destinasi geopark, telah dituangkan dalam Perpu Presiden no 9 tahun 2019, menjadi tujuan rencana aksi nasional Indonesia dan menjadi pedoman Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah.
Untuk itu, mari saling bersinergitas mewujudkan cita-cita kita, untuk generasi Bangsa maupun kelangsungan pembangunan Indonesia di seluruh penjuru Nusantara, khususnya geopark network UNESCO Natuna, bersama kita bisa, Seru Hamid. (Herman)







Hari ini : 1812
Total Kunjungan : 2868463
Who's Online : 128
Discussion about this post