Oleh : Herman
Wartawan Media Leadernusantara.com
Natuna, leadernusantara.com-Sektor Hulu Migas merupakan Kegiatan Negara yang mempunyai peran penting dalam penyediaan Minyak dan Gas yang merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. SKK Migas sebagai institusi negara yang bertugas melaksanakan Pengawasan dan Pengendalian kegiatan hulu migas di Indonesia berkomitmen penuh dan berupaya agar Kebutuhan Migas di Indonesia dapat terpenuhi.
Disamping itu, SKK Migas juga hadir untuk mendukung Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) dalam melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi Migas dalam upaya mendapatkan cadangan migas dan memproduksi minyak dan gas di Indonesia untuk negara dengan skema usaha bagi hasil (production sharing contract).


SKK Migas dan KKKS juga sudah banyak memberikan kontribusinya kepada daerah kabupaten se- Provinsi Kepri, termasuk di Kabupaten Natuna.
Sejak Kabupaten Natuna ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional oleh Komite Nasional Geopark Indonesia di Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhir November 2018 silam. Sekitar 8 geosite yang masuk dalam Geopark Natuna, yaitu Pulau Akar, Batu Asah, Gunung Ranai, Pantai Gua, Kamak, Pulau Senua, Pulau Stanau, Senubing, dan Tanjung Datuk.
Untuk mendukung Geopark Nasional ini, Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea BV selalu aktif melaksanakan berbagai Program Pembangunan Masyarakat (PPM) melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Diantaranya membangun arena bermain di lokasi Pantai Piwang, Ranai. Kemudian membangun pelantar pelabuhan di Pulau Laut,
membangun jogging trek di lokasi pantai Piwang dan taman bacaan di Batubi, serta membangun gazebo Bukit Gundul di Kecamatan Bunguran Timur Laut, yang selalu ramai dikunjungi masyarakat Natuna diwaktu hari-hari libur.
Tidak hanya itu SKK Migas, KKKS Premier Oil dan Medco EP Natuna juga telah melakukan program dukungan Geo Park Natuna di Kawasan Geosite Batu Kasah, yang meliputi Gerbang Utama (1 Unit), Sarana ruang bilas dan toilet (8 unit) dan tower air (1 Unit).
Dalam rangka mendukung pengentasan COVID-19 di Kabupaten Natuna, SKK Migas dan KKKS juga telah menyerahkan 2 unit refrigerator (Program Premier Oil, Medco Natuna, Star Energy) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, sebagai tempat penyimpanan vaksin COVID-19 yang dibutuhkan masyarakat Natuna.
Refrigerator dibutuhkan agar vaksin yang akan didistribusi tetap dalam kondisi baik dan aman sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku
Berbagai program pembangunan yang telah dilakukan oleh SKK Migas selalu mendapat dukungan serta pujian bagi warga masyarakat Natuna.
“Kehadiran SKK Migas dan KKKS di Natuna yang membantu pemerintah daerah dibidang pembangunan infrastruktur dan bantuan pendidikan sangat dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya pembangunan taman bermain anak-anak di Pantai Piwang ini sangat terasa manfaatnya, meskipun kami tinggal jauh di Kecamatan Bunguran Barat, kami selalu datang ke-Ranai untuk mengajak anak-anak bermain.”Ujar Udin (35) warga Kelarik, Kecamatans Bunguran Barat itu kepada Media ini Rabu, 13 Oktober 2021 di Pantai Piwang, Ranai.
SKK Migas juga sangat memberikan kontribusi kepada para wartawan Kepri, termasuk para wartawan di Kabupaten Natuna, berbagai pelatihan selalu diberikan oleh SKK Migas sejak dulu hingga kini.

Hal tersebut dibenarkan oleh wartawan senior Natuna Ramayulis Piliang.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak SKK Migas yang telah ikut memperhatikan para wartawan di Kepri. Kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh SKK Migas pada Selasa, 12 Oktober 2021 Ansar Ahmad menilai, sangat bermanfaat bagi media di Kepri karena dapat menambah wawasan tentang dampak positif industri hulu migas,”Kata Ansar Ahmad.
Harapan Ansar Ahmad, peran industri hulu migas menjadi signifikan dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kepri khususnya di 4 kabupaten yang menjadi area kerjanya tersebut.
Gebernur juga berharap, jurnalis yang bekerja di wilayah-wilayah kerja dapat menjadi mitra bagi KKKS dan SKK Migas. Jurnalis sebagai penyampai informasi harus mampu memberikan pemberitaan yang tepat dan berimbang sehingga pemahaman masyarakat tentang industri hulu migas semakin positif”Saranya.

Ditempat terpisah Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, juga mengucapkan terimakasih atas perhatian pihak SKK Migas terhadap pembangunan di Kabupaten Natuna.
Namun harapan Rodhial, “Program Pengembangan Masyarakat tentunya harus selaras dengan Produksi Migas yang dihasilkan. Program PPM merupakan salah satu bagian pendukung dari Kegiatan Hulu Migas sebagai komitmen dan tanggung jawab social guna turut serta mendukung pencapaian program pembangunan daerah,”Ucap Rodhial.
Lanjut Rodhial berharap, tugas dan tanggung jawab utama SKK Migas dan KKKS kedepan terus dapat meningkatkan produksi migas Natuna guna ketersedian migas di seluruh Indonesia (*)
Discussion about this post