Tanjungpinang (leadernusantara.com) – Proyek Semenisasi sangat memprihatinkan diperkirakan belum setahun sudah pecah-pecah diduga campuran Pasir dan Batu krekilnya overlape, sedangkan Semennya sedikit hingga ketahan bangunannya rapuh.
Lokasi semenisasi jalan Malem Dewa Melayu Kota Piring, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, terkesan asal jadi, diduga tidak sesuai dengan planning dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), “sehingga bangunan itu rapuh”.
Sistem pengerjaan Proyek Smenisasi tersebut, Penunjukan langsung (PL) melalui Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang, pada Tahun 2017 lalu, yang dikerjakan “mungkin kontraktor rekanannya tidak disebutkan namanya di berita ini.
Patut diaudit dengan konsultan endependen untuk memastikan proyek tersebut sesuai atau tidak RAB.sangat disayangkan Dinas PU Kota Tanjungpinang disinyalir tanpa pengecekan secara teliti sudah disahkan, sehingga bangunan belum lama, sudah pecah-pecah.
Ketika awak media ini investigasi kelokasi Proyek Semenisasi tersebut pada Kamis Tanggal 27 September 2018 sekira pukul 12.35, WIB, untuk mengabadikan foto proyek Smenisasi itu, disaksikan masyarakat setempat. terlihat memang sudah terdapat dua tempat yang retak putus.
Bahkan masyarakat itu mengatakan kepada awak media ini, “kenapa pak, masa iya belum lama siapnya jalan semenisasi didaerah kami ini, sudah retak-retak, mungkin dananya banyak masuk kocek, beginilah hasil pengerjaannya.” Sebut masyarakat itu tampak kesal.
Ketika berita ini dipostingakan belum dapat konfirmasi dengan Dinas PU dan rekanan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. ikuti edisi selanjutnya. (Tim)







Hari ini : 2569
Total Kunjungan : 2866909
Who's Online : 131
Discussion about this post