Natuna, leadernusantara.com-Bila terjadi lonjakan pasien Covid-19 kita sepakat mengosongkan kantor dinas maupun badan yang ada di area Masjid Agung, dan memindahkan Dinas tersebut ke Bukit Arai,” terangnya.
Lanjut Bupati, bila terjadi klaster baru dan ada penambahan pasien Covid-19, maka titik terakhir
Satgas Gugus Tugas Natuna, juga akan menempatkan di mes pelatihan balai kerja di Disnaker.
“tapi semoga dan atas ridho Allah SWT kita dapat segera menekan bahkan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Natuna,”Ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Natuna Wan Siswandi didampingi Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, disela meninjau kelayakan tempat karantina Asrama Haji Natuna area Masjid Agung, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Natuna dan kelayakan Puskesmas Ranai Jum’at (28/5) siang.
Pada kegiatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati juga didampingi Dandim 0318/Natuna Letkol Arm Asep Ridwan, S.H,. M.Han, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian SIK, serta beberapa OPD dan Satgas Gugus Tugas Natuna.
“Saya perintahkan kepada tim Gugus Tugas, agar segera mengirim pengajuan alkes dan sarana dan prasarana untuk menangani pasien Covid-19, termasuk sarpras operasi bagi pasien Covid-19,” ungkap Wan Siswandi.
Setelah menerima laporan dilapangan tentang penuhnya tempat di Aasjid Agung yang disiapkan untuk pasien Covid-19, Wan Siswandi mengadakan rapat terbatas bersama Satgas yang hadir dan memutuskan untuk saat ini tempat karantina pasien Covid-19 tetap memusatkan satu titik di Masjid Agung.(Herman)

















Hari ini : 2516
Total Kunjungan : 2909217
Who's Online : 129
Discussion about this post