Natuna (Leadernysantara.com) –Fadillah ucapkan terimakasih usai terpilih sebagai Pemuda Pansasila (PP) masa bakti 2019-2023 akan dinahkodai oleh Fadillah, alias Bung Keloh.
Fadillah, terpilih secara aklamasi dalam musyawarah daerah (Musda) Kabupaten Natuna yang digelar di Rumah Makan Sisi Basisir, Jl. Wan Kaya Moh. Benteng, Kecamatan Bunguran Timur Ranai, Selasa pagi, (06/08).
Fadillah secara resmi akan menggantikan Ketua Pemuda Pancasila (PP) periode sebelumnya Wan Aris Munandar.
Diakhir jabatan Wan Aris Munandar dalam sambutanya mengatakan, “Saya mengucapkan terimakasih kepada setiap PAC se-Kabupaten Natuna yang telah membesarkan Pemuda Pancasila selama ini.”Tutur Wan Harus.
Permohonan maaf juga disampaikannya, bila terdapat kesalahan semasa kepemimpinannya dalam memimpin Pemuda Pancasila Kabupaten Natuna yang telah berlalu.
” jika ada kesalahan selama saya memimpin Pemuda Pancasila Natuna saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan saya juga berharap Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Natuna dapat lebih besar lagi di bawah nahkoda Bung Fadillah”, Harap Haris.
Fadillah, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Natuna terpilih dalam sambutannya Menyampaikan, “Tugas yang akan saya emban ini bukanlah hal yang mudah, saya berharap adanya kerjasama yang baik dari seluruh pengurus untuk membantu dalam menjalankan roda organisasi kedepan,”
Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan dari seluruh PAC Pemuda Pancasila se-Kabupaten Natuna, mudah-mudahan kehadiran Pemuda Pancasila di Natuna ini dapat diterima oleh seluruh masyarakat,” kata Fadillah.
Pada kesempatan yang sama Muhammad Banjir Simarmata, Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Kepri dalam petuahnya mengatakan, “Saye berharap seluruh pengurus dan Anggota PP Kabupaten Natuna untuk dapat saling menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan, serta senantiasa mengamalkan ideologi Pancasila terutama Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa”.
lanjut Banjir, karena apabila kita sudah mengamalkan Sila Pertama, maka sila-sila yang seterusnya dapat kita capai, tutupnya Banjir Dimar Mata. (Herman/leader)
Discussion about this post