Tanjungpinang, Leadernusantara.com – Ketua Dewa Pers Yosep Adi Prasetyo mengatakan, berita dan informasi itu merupakan dua hal yang berbeda dalam penyampaiannya
Informasi itu merupakan potongan-potongan berita yang disampaikan kepada orang lain baik individu maupun khalayak ramai,” kata Yosep, Senin (4/12) saat memaparkan materi dalam kegiatan workshop perspektif jurnalis terhadap dunia pendidikan di Hotel Aston.
Sementara itu lanjutnya, berita merupakan informasi yang sudah dilakukan verifikasi dan pencarian data-data oleh wartawan.
“Sebelum berita itu di terbitkan dan di konsumsi oleh pembaca harus melalui proses terlebih dahulu yang dilakukan oleh media,” ucapnya
Ia menyebutkan proses itu yakni wartawan terlebih dahulu mencari berita yang telah di verifikasi dan dilengkapi data-data lalu dikoreksi oleh redaktur pelaksana kemudian dikoreksi kembali oleh redaktur setelah itu akan dilakukan uji kelayakan oleh wakil pimpinan redaksi setalah proses itu dilaksanakan barulah pimpinan redaksi yang kan menentukan apakah layak atau tidaknya berita ini diterbitkan.
“Langkah-langkah ini dilakukan oleh awak media agar berita yang disajikan bukan berita HOAX” tegasnya
“Penyajian informasi tidak melalui langkah-langkah seperti berita sebab informasi sifatnya apa yang di dapat langsung di sampaikan ke publik tanpa melalui langkah, serta informasi yang di sampaikan itu belum tentu kebenarannya,” paparnya
Kami dewan pers sangat berharap kepada seluruh awak media agar dapat menyajikan berita yang sesuai dengan kaedah jurnalis serta tidak menyampaikan berita Hoax,” pesannya. (Rls IWO Tanjungpinang)







Hari ini : 1363
Total Kunjungan : 2865205
Who's Online : 126
Discussion about this post