Natuna (leadernusantara.com) – Bupati Natuna, H. Abdul Hamid Rizal, pada Rabu (14/06) petang puasa ke 20 bertolak dari Ranai menuju Desa Sabang Mawang (Balai), Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, dalam rangka melaksanakan safari Ramadhan 1438 hijriyah.
Dalam kunjungan safari Ramadhan Bupati Setiba di Balai, rombongan langsung menuju ke kediaman Kades Sabang Mawang, Hambali, untuk melaksanakan buka puasa bersama sekaligus melaksanakan sholat magrib berjamaah.
Usai Bukber dan sholat magrib, rombongan langsung bergegas ke Masjid Al Bayan, Sabang Mawang, untuk melaksanakan sholat isya’ dan tarawih berjamaah, diteruskan dengan kegiatan Tausiah ceramah agama sebagai santapan rohani.
Acara itu disejalankan dengan pembagian zakat mal dari Baznas, santunan anak yatim dan pemberian uang pembinaan bagi para khafilah muhibah di Pulau Tiga, dan Pulau Tiga Barat. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh H. Abdul Hamid Rizal.
Dalam sambutannya, orang nomor satu di bumi sakti rantau bertuah itu, memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Pulau Tiga dan Pulau Tiga Barat, sampai saat ini masih mempertahankan budaya Mukhibah (kasih sayang) pada bulan suci Ramadhan.
“Ini budaya yang menurut saya sangat bagus, meski terpisah, jadi 2 kecamatan, tapi tetap masih bersatu. Sangat baik untuk menjalin silahturahmi, jadi tetap damai,” ungkap Hamid Rizal. Hamid berharap budaya ini terus dipertahankan dan diturunkan ke anak-cucu sebagai generasi penerus.
Bupati juga menyampaikan arahan Presiden Jokowi, untuk memprioritaskan pembangunan dari daerah perbatasan, dari segi infrastruktur, pembangunan sarana dan prasarana, termasuk listrik yang memadai.
“Target pemerintah pusat, melalui Kementerian ESDM, tahun 2019 mendatang semua pulau di Indonesia terang benderang 24 jam,” kata Hamid menyampaikan Intruksi Jokowi.
Hamid juga sudah mengajukan Tiga Derah di Natuna, ke Pemerintah Pusat, untuk dibangun PLN. Diantaranya, Pulau Laut, Subi dan Pulau Tiga. Alhamdulilah sekarang sudah mulai dibangun. Mudah-mudahan tidak ada kendala, ujarnya.
Pemdakab Natuna sudah mengusulkan berbagai pembangunan ke pemerintah pusat, melalui pemerintah provinsi Kepri, demi untuk kesejahteraan masyarakat di Perbatasan, termasuk Natuna.
“Kita sudah usulkan anggaran untuk pembangunan Natuna hingga Rp. 11,5 trilyun. Kita dukung aja, agar bisa tercapai sesuai harapan,” pinta Hamid Rizal.
Sementara itu, Camat Pulau Tiga, Abdul Karim, mengucapkan terimakasih kepada para rombongan Bupati, yang menyempatkan hadir dalam rangka kegiatan Mukhibah Ramadhan di pulau sebelah selatan pulau bunguran tersebut.
“Terimakasih Pak Bupati atas kehadirannya beserta rombongan. Mukhibah Ramadhan ini sudah berjalan dari tahun 1973, saat itu Pulau Tiga masih jadi 1 Desa. Sekarang meski sudah terpecah jadi 10 Desa dan 2 Kecamatan, namun budaya ini tetap bertahan dan menyatukan masyarakat Pulau Tiga,” terang Abdul Karim.
Ditempat terpisah Hambali, Kades Sabang Mawang (Balai), menceritakan sejarah terciptanya budaya Muhibah di Pulau Tiga. Adapun arti Mukhibah ini, (kasih saying) menurut Hambali mensejarahkan singkat.
Pada awalnya mereka berkunjung dari Pulau ke Pulau menggunakan jongkong (sejenis sampan), hanya berjumlah sekitr 5 orang saja untuk perwakilan. Sekarang sudah pakai pompong (perahu motor) dan jumlahnya jauh lebih banyak, dari tahun ke tahun terus meningkat.
Kegiatan Safari Ramadhan di Pulau Tiga, Bupati Abdul Hamid Rizal, Sekda Natuna, Wan Siswandi, beberapa Pimpinan OPD, anggota DPRD Natuna dari Komisi ll beserta rombongan lainnya. (jamilus)








Hari ini : 2005
Total Kunjungan : 2865009
Who's Online : 127
Discussion about this post