Tanjungpinang, (Leadernusantara.com) – Aktivis Hukum & Ham Kepri, Suherman, meminta kepada Gubernur Kepri untuk mereview kembali data-data Pegawai Honorernya di lingkup Pemerintahan Provinsi Kepri, Pasalnya ia mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa data-data Pegawai Honorer Di Pemerintahan Provinsi Kepri di duga tidak bertuan.
“Kami mendapatkan Informasi dari masyarakat, bahwasanya di Pemprov Kepri terdapat Pegawai yang hanya numpang nama saja, sedangkan keberadaan orangnya tidak pernah ditemukan,” kata Pria Aktivis Penggiat Anti Korupsi ini. Pada Rabu (22/9/2021).
Suherman menerangkan jika data-data pegawai honorer yang tidak bertuan ini dibiarkan, maka bisa jadi temuan oleh Pihak Ombusdman maupun BPK kedepannya, sehingga akan menjadi beban bagi pemeritah kepri kedepannya.
Suherman menuturkan, sebagai anak tempatan ingin agar Pemprov Kepri dalam menerima Pegawai Honerernya, sesuai dengan kebutuhan, profesional dan Transparan, karna semua orang mempunyai hak yang sama dalam mendapatkan pekerjaan di Negeri Bersauh Marwah – ber pancang amanah yang dicetuskan oleh pendahulu.
“Saya sebagai Anak Kepri sangat menginginkan Pemerintah Provinsi tidak asal-asalan memilah dan memilih pegawainya, karna kualitas pegawai yang buruk dan tidak berintegritas akan mempengaruhi pelayanan sektor public, tentunya masyarakat sangat dirugikan ” tegasnya.
Sepertinya Suherman sebagai anak tempatan yang maraih Lulusan Terbaik Pemuncak Strata 1 di bangku Kuliahnya Fakultas FISIP UMRAH Negeri Tanjungpinang dibidang Hukum ini, telah ikut berpatisipasi memikirkan tentang nasib negeri kedepannya, agar tatanan dan manajemen Pemerintah dapat lebih baik dan akuntable sesuai cita-cita para pendahulu di negeri ini.
Ketika media ini memuat berita ini, belum berhasil mengkonfirmasi Gubernur maupun BKD Provinsi Kepri. (Leader)







Hari ini : 2422
Total Kunjungan : 2871424
Who's Online : 125
Discussion about this post