BINTAN, Leadernusantara.com — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan periode 2026–2029 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua PWI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Saibansah Dardani, di D’Mario Sunset Resto, Tanjung Uban, Kamis (15/10/2026). Di bawah kepemimpinan Harjo Waluyo, kepengurusan baru dituntut memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta menjaga marwah dan independensi pers.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi PWI Bintan untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus memastikan organisasi mampu menjalankan program kerja secara kolektif dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pers serta masyarakat.
Dalam prosesi pelantikan, Saibansah Dardani meminta seluruh pengurus berkomitmen mematuhi dan menjalankan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta Kode Perilaku Wartawan (KPW) PWI. Seluruh pengurus menyatakan kesediaan untuk menaati ketentuan organisasi tersebut.
Ketua PWI Bintan periode 2026–2029, Harjo Waluyo, menegaskan bahwa kebersamaan menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat. Menurutnya, keberhasilan PWI Bintan tidak dapat hanya bergantung pada ketua atau sejumlah pengurus, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh anggota.
“Kita harus bekerja dan duduk bersama. Apa yang ingin kita lakukan harus dikerjakan bersama-sama untuk membangun PWI di Kabupaten Bintan. Tanpa kehadiran kawan-kawan, PWI tidak akan bisa berdiri tegak di Bintan,” ujar Harjo.
Ia juga berharap PWI Kepri terus memberikan evaluasi dan masukan agar kepengurusan yang baru dapat meningkatkan kinerja organisasi, menyempurnakan program yang telah berjalan, serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.
Marganas Ingatkan Marwah dan Sejarah PWI
Ketua Dewan Penasihat PWI Kepri, Marganas Nainggolan, mengingatkan bahwa menjaga marwah organisasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengurus dan anggota.
Menurutnya, PWI memiliki sejarah panjang sebagai organisasi wartawan yang lahir pada masa perjuangan kemerdekaan. Warisan tersebut harus menjadi landasan bagi wartawan untuk terus meningkatkan kualitas jurnalistik, menjaga etika profesi, dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab.
Ia juga mengajak seluruh pengurus memperdalam pemahaman terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta menaati kode etik dan ketentuan jurnalistik dalam menjalankan profesi.
“Marilah kita bersama-sama memajukan dan menjaga PWI agar menjadi lebih baik. Sebagai organisasi pers yang lahir pada masa perjuangan kemerdekaan, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah organisasi dan meningkatkan kualitas pers,” kata Marganas.
Saibansah Berharap Lahir Catatan Emas PWI Bintan
Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2029 mampu menunjukkan kinerja positif, memperkuat organisasi, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan pers di Kabupaten Bintan.
“Kami pengurus PWI Kepri mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Berikan kontribusi dan pengalaman terbaik untuk Bintan. Dalam perjalanan PWI di Bintan, kita berharap akan tercipta catatan emas untuk masa depan,” ujar Saibansah.
Rangkaian Konferensi Kabupaten (Konferkab) II PWI Bintan ditutup setelah prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus periode 2026–2029.
Kepengurusan baru diharapkan tidak sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi juga memperkuat solidaritas anggota, meningkatkan kompetensi wartawan, serta menjaga independensi dan integritas pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik.
Dengan semangat kerja bersama, PWI Bintan diharapkan semakin solid dalam membangun organisasi yang profesional, menjalin kemitraan secara konstruktif, dan menjalankan fungsi pers untuk memenuhi hak masyarakat atas informasi yang akurat dan bertanggung jawab. (Sdr)















Hari ini : 2390
Total Kunjungan : 3062880
Who's Online : 127
Discussion about this post