BUKITTINGGI, Leadernusantara.com — Persaingan cabang olahraga pickleball pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 kembali berlanjut setelah polemik keikutsertaan kontingen Kabupaten Kepulauan Mentawai diselesaikan melalui musyawarah ketua cabor pickleball se-Sumatera Barat.
Musyawarah menyepakati Mentawai tetap mengikuti pertandingan, sedangkan laga yang telah berlangsung dinyatakan sah dan tidak perlu diulang. Keputusan itu diambil untuk mencegah persoalan baru dan penundaan pertandingan lebih lanjut.
Ketua Pickleball Padang Pariaman, Alza Syofian B, menegaskan pertandingan yang telah dilaksanakan tetap sah.
“Pertandingan yang sudah dilaksanakan tetap kita anggap sah. Dengan mengikutkan cabor Pickleball Mentawai, jangan sampai kita mengulangi pertandingan dari awal. Ini akan menambah permasalahan yang sangat serius,” kata Alza.
Untuk nomor tunggal, pertandingan kembali digelar dengan melibatkan atlet Mentawai. Kondisi tersebut mengubah peta persaingan dan peluang perolehan medali.
Padang Pariaman kembali menargetkan hasil terbaik. Pada nomor tunggal putra, daerah itu berpeluang merebut emas dengan target minimal medali perak. Sementara pada nomor putri, Padang Pariaman berpeluang menambah dua medali perunggu.
Pertandingan pickleball dijadwalkan kembali berlangsung Kamis (8/10/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Birawi, Bukittinggi. Setelah polemik mereda, para atlet diminta fokus menjaga konsentrasi dan bersaing di arena untuk meraih medali Porprov XVI Sumatera Barat 2026.

















Hari ini : 1413
Total Kunjungan : 3055347
Who's Online : 150
Discussion about this post