Tanjungpinang (leadernusantara.com) – Gubernur Kepulauan Riau H.Nurdin Basirun gelar dialog Interaktif dengan Aliansi Mahasiswa Kepri pada kamis 8 Pebruari 2018 di Gedung Daerah Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang.
Dalam kesempatan itu Gubernur mengatakan, dapat diyakini bahwa anak muda di Kepri mampu bersaing, memiliki integritas dimasing-masing bidangnya dan mampu menunjukan kemampuan sebagai bekal berharga dalam membangun Kepulauan Riau.
“Isyaratnya adalah kemauan dari diri sendiri, percaya diri dibutuhkan semua orang akan yakin dengan kemampuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk membangun Kepri,” kata Nurdin.
Nurdin juga berharap dialog interaktif seperti ini dapat terus dilakukan kedepan, agar terjalin komunikasi yang baik dari pemerintah dengan masyarakat sebagai landasan untuk menyampaikankan insfiratif disemua bidang.
“Karena mahasiswa juga merupakan perpanjangan tangan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya dan dijadikan masukan berharga bagi pembangunan di Kepri,” lanjut Nurdin.
Sebelum berdialog terbuka, Nurdin terlebih dahulu menjelaskan sejumlah capaian selama 2 tahun pemerintahannya di Kepri dan target kedepan, optimis dan terus berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta pembangunan infrastruktur sehingga tercapai kesejahteraan masyarakat secara merata.
Nurdin juga mengatakan bahwa Kepala OPD yang sudah bekerja keras dalam mencapai target kinerjanya, namun diaharapkan seluruh OPD memiliki target kinerja yang lebih fokus. “Ujudnya setiap minggunya kami melakukan rapat evaluasi untuk melihat sudah sejauh mana capaian target kerja yang dilakukan oleh OPD,” jelas Nurdin.
Menggapai target pembangunan diperlukan sumbangsih semua elemen termasuk Kabupaten dan kota, tentunya kebersamaan yang terjalin di Kepri dapat menjadi kunci sukses pembangunan. “ Dengan terobosan-terobosan baru dari Kabupaten dan Kota, kami yakin semua dapat menunjukan kemampuannya dalam membangun Kepri,” sebut Nurdin.
Senada dengan Gubernur, Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah mengatakan, bahwa dialog yang dilakukan pada malam ini merupakan bekal berharga bagi pemerintah yang didapat dari elemen mahasiswa dalam menyalurkan aspirasinya terkait pembangunan di Kepri.
“Ini sebagai bentuk sinergitas dan kebersamaan kita dalam membangun Kepri, dialog ini menjadi masukan bagi kami untuk dapat meningkatkan kinerja pemerintah daerah,” ujar Arif.
Dialog itu bertema “Refleksi 2 Tahun Kepemimpinan Gubernur Kepulauan Riau” tersebut banyak berisikan tanya jawab dengan dipandu moderator Eki Darmawan yang merupakan dosen tetap di Kampus Umrah.
Sesi dialog dimulai dengan 2 orang penanya terkait pendidikan yakni Beni, pertanyaannya terkait bagaimana pemerataan pendidikan hingga kepelosok pulau dari 20% dana APBD Kepri, bagaimana kesejahteraan guru honor, Tanya Beni.
Begitu pula penanya dari perwakilan himpunan mahasiswa Anambas di Tanjungpinang, bagaimana solusi terkait kurangnya guru di pelosok pulau-pulau, di Kepri.
Gubernur menjawab bahwa pendidikan merupakan salah satu faktor pengubah nasib suatu bangsa untuk itu peningkatan dibidang tersebut harus terus dilakukan sebagai upaya membangun bangsa yang cerdas.
“Terkait pemerataan guru akan terus kita upayakan hingga kepulau-pulau serta penyerapan anggaran juga akan dilihat dan pelajari apa-apa saja yang dibutuhkan, kemudian untuk kesejahteraan para tenaga pendidik nanti kita akan buat inovasi baru seperti tunjangsn khusus untuk guru yang bertugas di pulau-pulau terluar, ini akan segera kita tindak lanjuti,” jawab Nurdin.
Kemudian moderator memberikan kesempatan untuk 2 orang lagi penanya, pertama Safrizal menanyakan terkait pembangunan infrastruktur yang terkesan tidak merata di seluruh daerah Kepri, penanya selanjutnya Raja Ikbar juga menyakan pemanfaatan kondisi pengelolaan potensi kelautan belum maksimal.
Nurdin sangat respon, salah satu upaya yang dilakukan dalam peningkatan potensi kelautan didaerah adalah digesanya pengesahan UU Tentang Daerah Kepulauan. Kemudian terkait pemerataan pembangunan, Nurdin bersama OPD terkait terus bersinergi dengan Kabupaten dan Kota dalam mempelajari lokasi mana saja yang perlu untuk diprioritaskan pembangunan infrastrukturnya.
Dalam kesempatan itu, Hadir Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Asisten II Bidang Perekonomian Syamsul Bahrum, Sejumlah Kepala OPD, Ketua Aliansi Mahasiswa Kepri Helianto beserta 170 orang mahasiswa-mahasiswi dari sejumlah perwakilan universitas dan sekolah tinggi di Kepri. Sumber humas (Tra/red)
Discussion about this post