PADANG PARIAMAN, LEADERNUSANTARA.COM — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus memperkuat upaya membuka akses kerja internasional yang legal, aman, dan berbasis kompetensi bagi masyarakat. Selain mendorong peningkatan peluang kerja di luar negeri, Pemkab juga memastikan calon pekerja migran memperoleh pembekalan serta perlindungan sejak tahap persiapan, keberangkatan, hingga kembali ke Tanah Air.
Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja Bupati Padang Pariaman bersama Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM kepada Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Ariyani, di Jakarta, 10 September 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati mengusulkan tujuh program strategis guna memperkuat kesiapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Padang Pariaman dalam menghadapi persaingan pasar kerja global.
Ketujuh program itu meliputi SMK Go Global, pelatihan dan sertifikasi CPMI, Job Order Internasional, program Government to Government (G to G), Kampung/Desa Migran Aman, pengembangan Migrant Center, serta pemberdayaan Purna PMI.
Program SMK Go Global diarahkan untuk menjadikan sejumlah SMK di Padang Pariaman sebagai sekolah binaan atau proyek percontohan dalam menyiapkan tenaga kerja berorientasi internasional. Sementara itu, pelatihan dan sertifikasi ditujukan untuk memastikan kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan negara tujuan.
Pemkab Padang Pariaman juga mendorong pembukaan akses penempatan kerja formal melalui skema G to G ke sejumlah negara, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Jerman. Langkah tersebut akan diiringi dengan penguatan perlindungan melalui program Kampung/Desa Migran Aman dan pengembangan Migrant Center.
Perhatian Pemkab tidak hanya difokuskan pada proses keberangkatan. Pekerja migran yang telah kembali ke daerah juga akan mendapatkan pendampingan melalui program Pemberdayaan Purna PMI, khususnya dalam pengembangan usaha dan penguatan kemandirian ekonomi.
Bupati Padang Pariaman menegaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sekaligus memastikan masyarakat yang bekerja di luar negeri memiliki kompetensi, berangkat melalui jalur resmi, serta memperoleh perlindungan yang memadai.
Melalui sinergi dengan Kementerian P2MI, Padang Pariaman menargetkan pekerja migran asal daerah tidak hanya semakin kompetitif di pasar global, tetapi juga terlindungi secara hukum, aman selama proses penempatan, dan memiliki masa depan ekonomi yang lebih kuat. (Jefff)

















Hari ini : 6285
Total Kunjungan : 3062422
Who's Online : 129
Discussion about this post