PADANG PARIAMAN, LEADERNUSANTARA.COM — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengusulkan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dengan sejumlah pergeseran anggaran yang cukup signifikan. Salah satunya, belanja modal melonjak hampir 85 persen, dari Rp112,29 miliar menjadi Rp207,70 miliar.
Rancangan Perubahan APBD 2026 tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H. dalam Rapat Paripurna DPRD di Ruang Sidang Utama DPRD Padang Pariaman, Parik Malintang, Senin (14/9/2026).
Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,367 triliun, sedangkan belanja daerah Rp1,538 triliun.
Kenaikan belanja modal terutama terlihat pada sektor jalan, jaringan dan irigasi, yang dialokasikan sekitar Rp87,27 miliar. Sementara defisit sekitar Rp171,12 miliar direncanakan ditutup melalui pembiayaan daerah sehingga struktur anggaran tetap dalam kondisi balanced budget.
Bupati John Kenedy Azis mengatakan perubahan APBD disusun untuk merespons dinamika pembangunan sekaligus menyesuaikan anggaran dengan kebutuhan mendesak dan program prioritas daerah.
“Perubahan APBD ini disusun sebagai respons atas dinamika pembangunan yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, sekaligus untuk menyesuaikan alokasi anggaran dengan kebutuhan yang mendesak dan prioritas yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak DPRD memperkuat tekad bersama mewujudkan pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Padang Pariaman di Parik Malintang sebagai bagian dari penguatan kawasan pusat pemerintahan.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Aprinaldi, didampingi Wakil Ketua Wira Satria, serta dihadiri Wakil Bupati Rahmat Hidayat, jajaran pemerintah daerah dan anggota DPRD.
Selanjutnya, Rancangan Perubahan APBD 2026 akan dibahas bersama antara Pemkab dan DPRD untuk memastikan kebijakan anggaran diarahkan pada pembangunan, pelayanan publik dan kepentingan masyarakat. (Jeff)
















Hari ini : 5464
Total Kunjungan : 3050093
Who's Online : 129
Discussion about this post