Bengkayang, Kalbar (Leadernusantara.com) – Publik Kalimantan Barat digemparkan dengan kasus tertembaknya seorang oknum anggota Polri berinisial Brigadir DN yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu-sabu.
Brigadir DN yang diketahui bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Seluas itu diamankan oleh tim Ditresnarkoba Polda Kalbar. Dalam proses penangkapan, ia diduga ditembak petugas karena membawa barang bukti sabu seberat sekitar 2 kilogram.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kondisi Brigadir DN, termasuk apakah yang bersangkutan tengah menjalani perawatan akibat luka tembak.
Namun, muncul perbedaan pernyataan antara Humas Polda Kalbar dan Humas Polres Bengkayang terkait kewenangan penyampaian informasi.
Pihak Humas Polda Kalbar saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Senin (13/04/2026) menyatakan bahwa informasi lengkap berada di ranah Polres Bengkayang. tuturnya.
“Untuk informasi lengkap bisa langsung menghubungi Humas Polres Bengkayang karena masih menjadi ranah mereka,” tulisnya.
Sebaliknya, Humas Polres Bengkayang justru menyebut penanganan sepenuhnya dilakukan oleh Direktorat di tingkat Polda.
“Penanganannya dari Direktorat Polda, bukan Polres Bengkayang,” ujarnya singkat.
Di tengah simpang siur informasi, seorang aparatur Desa Seluas mengonfirmasi bahwa peristiwa penembakan tersebut benar terjadi pada Rabu malam, 8 April 2026, diduga di wilayah Desa Mayak.
Ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut dua hari kemudian, tepatnya pada Jumat (10/04/2026), setelah mendapat informasi dari warga.
Kasus ini menjadi sorotan, karena melibatkan anggota Polri yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat. Barang bukti 2 kilogram sabu juga mengindikasikan dugaan keterlibatan dalam jaringan narkoba skala besar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terkait kronologi lengkap kejadian maupun lokasi perawatan Brigadir DN. Publik pun menanti transparansi dari Polda Kalbar terkait perkembangan kasus ini serta langkah tegas yang akan diambil. Maria.


















Hari ini : 1988
Total Kunjungan : 2909731
Who's Online : 131
Discussion about this post