Lingga – PLN ULP Dabo Singkep melalui PLN ULP Sub Daik terus berupaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, salah satunya dengan pemasangan cover atau penutup bushing pada Fuse Cut Out (FCO).
FCO berfungsi sebagai pengaman atau pemutus arus lebih saat terjadi hubung singkat (short circuit) pada gardu distribusi yang dapat menyebabkan padamnya aliran listrik ke pelanggan. Gangguan pada jaringan tegangan menengah (TM) salah satunya disebabkan oleh hewan seperti tupai, ular, dan lutung yang melintas di jaringan.
“Tupai, lutung, dan ular sangat sering melewati jaringan. Jika tupai menyentuh dua konduktor fasa, maka FCO akan bekerja sebagai pengaman dan biasanya menyebabkan padam,” ujar Manager PLN ULP Dabo Singkep, Suheri, melalui Koordinator Lapangan, Syahril atau yang akrab disapa Bokop, saat ditemui di lokasi pemasangan di Kecamatan Lingga Utara, Minggu (12/4/2026).
Ia menjelaskan, PLN terus melakukan berbagai upaya pencegahan gangguan akibat hewan, seperti pemasangan ijuk, lempengan plat, serta perangkap tupai pada kabel tegangan rendah (TR) agar hewan tidak mencapai trafo dan FCO.
Setelah pemasangan penutup bushing dan penghalang hewan pada trafo dan FCO, gangguan listrik akibat hewan diketahui berkurang signifikan.
“Pemasangan penutup bushing ini sangat efektif dalam mencegah gangguan listrik akibat hewan, baik tupai, lutung, burung, maupun ular,” kata Syahril.
Selain itu, PLN juga melakukan pemangkasan dahan, ranting, dan pohon yang terlalu dekat dengan jaringan listrik. PLN berharap adanya kerja sama masyarakat dalam memberikan izin untuk kegiatan tersebut.
“Kami tidak menebang pohon secara keseluruhan, hanya memangkas bagian yang terlalu dekat dengan kabel listrik. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan masyarakat dan kontinuitas pasokan listrik,” tutup Syahril. (Ronijs)

















Hari ini : 1970
Total Kunjungan : 2907706
Who's Online : 132
Discussion about this post