
Pasbar (Leadernusantara.com) – SMA Negeri 1 lembah melintang Pasaman barat, gelar wisuda dan perpisahan siswa-siswi kelas XII penuh haru, karena akan meninggalkan sekolah para guru dan peserta didik selalu bertatap muka disekolah dalam menimba ilmu dari para guru tanpa lelah mendidik dan mengajar.
Wisuda dan perpisahan bagi siswa-siswi yang telah sukses mengikuti pendidikan di SMAN 1 Lembah melintang, pihak sekolah menyerahkan peserta didik yang telah diwisuda kepada orang tua, karena ketika mau masuk sekolah SMAN 1 ini, di antar dan diserahkan pula orang tua kepada guru di sekolah.
Pada acara tersebut, di hadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KACABDIN) Wilayah VI Provinsi Sumatra Barat, yang di wakili kasi SMA Rudi Renata, camat lembah melintang, Kapolsek, Danramil, Dewan Guru, Tenaga Administrasi Sekolah, serta para undangan khususnya, orang tua murid kelas XII.
Acara dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti tari persembahan dari sanggar tari SMA Negeri 1 lembah melintang, hiburan solo song, puisi, pencak silat dan lainnya penuh canda, tangis dan tawa, mengenang peserta didik kelas XII akan meninggalkan sekolah untuk menuju pendidikan yang lebih tinggi.
Acara wisuda dilaksanakan di halaman SMAN 1 lembah melintang, pada rabu 1 Maret 2023, wisuda dan perpisahan siswa siswi kelas XII IPA, IPS tahun ajaran 2022/2023. Di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya, di lanjutkan pula mendengarkan lantunan pembacaaan ayat suci Alqur’an.
Dalam kata sambutan kepala sekolah SMAN 1 Lembah Melintang Drs.H fuardi .MPd, mengucapkan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan para guru yang telah melakukan wisuda dan perpisahan, terhadap peserta didik kelas XII, tentunya penuh suka dan duka masa belajar/mengajar disekolah.
Kepsek juga menyampaikan bahwa pada tahun ajaran 2022/2023 perseta didik kelas XII SMAN 1 Lembah melintang 349 orang siswa siswi, pelaksanaan perpisahan sepenuhnya di kelola oleh siswa-siswi kelas VII, para guru mensuport, demi suksesnya acara perpisahan dan wisuawan, sebutnya kepada awak media ini melalui pesan suara henphond selulernya.
Kepsek juga menyampaikan maaf kepada orang tua siswa-siswi kelas VII, yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada pihak sekolah selama tiga tahun di SMAN 1 Lembah Melintang, mukin belum memenuhi spektasi harapan para orangtua, maka pihak sekolah mohon maaf, kata Plt Kepsek.
“ Kami telah berusaha se daya uapaya, apa yang kami bisa, mulai dari kelas 10 hingga kelas XII, hasilnya seperti yang kita saksikan pada hari ini, bila tidak sesuai spektesi ke inginan para orang, kami pihak sekolah mohon maaf, kata Plt Kepsek.
Kepsek juga berpesan kepada siswa-siswi, Berusaha untuk bisa merubah diri sendiri ke arah yang lebih baik, jika ingin sukses, kejarlah cita-citamu sesuai keinginan, manfaatkan piluang yang ada, tanamkan perinsip yang disiplin, jangan mudah terpengaruh dengan lingkungan yang tidak menguntukan, pesan Kepsek.
Kepsek juga meceritakan puisi pilosof yunani, “Kisah se orang anak muda ingin merubah Dunia”. Seorang pemuda berusaha keras ingin merubah dunia, namun usahanya itu gagal. Berjalannya waktu diperkecil skopnya untuk merubah negerinya sendiri, dengan segala daya upaya juga gagal:-
Karena gagal, maka dia beruha ingin merubah kampung halamannya, itupun juga gagal. Setelah usianya mulai renta, gagal dan gagal, maka timbul penyesalan, andai kata dari awal dia bisa merubah dirinya sendiri, mukin dia bisa merubah dunia.
Artinya bila kita ingin merubah hidup orang lain, maka terlebih dulu rubah diri sendiri, kemanapun pergilah belajar, namun dimana kita gagal, cepat rubah dimana kelemahan kita, supaya jangan gagal lagi, kata Kepsek berceta, disambut tepukan meriah, yang sebelumnya para peserta didik dan guru menyimak pilosof yang disampaikan Kepsek.
Sebelumnya sambutan dari ketua panitia Ihsanul sebagi leader mewakili seluruh teman-teman selaku peserta didik di sekolah, Mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru, atas pengorbanan dan waktunya dalam mendidik kami, sehingga kami bisa menjadi manusia yang lebih dewasa, kata Ihsanul.
Untuk dapat bertanggung jawab dan berbakti kepada orang tua, tanpa bapak dan ibu guru, kami bukanlah apa apa, semoga Allah membalas semua jasa jasa bapak/ibu guru dengan limpahan rahmat kesehatan dan kesabaran dalam menjalankan tugas yang mulia ini, sebagai guru, sebutnya lagi.
Kami juga berpesan kepada adik adik kelas, untuk rajin belajar dan gunakan waktu kalian yang tinggal sedikit, untuk melakukan hal hal yang positif, karena masa SMA adalah masa yang paling indah, yang tidak akan kalian dapatkan kembali, di masa yang akan datang.
Bagi teman teman seperjuangan, teruslah berjuang marilah kita tunjukkan bahwa SMAN 1 Lembah melintang Pasaman barat adalah penghasil siswa dan siswi yang berkualitas, bagi teman-teman yang ingin bekerja, semoga kalian menemukan pekerjaan yang sesuai kalian harapkan.
Tiga tahun sudah kita menempuh pendidikan formal di sekolah, banyak suka, duka, tawa, dan tangis yang telah kita lalui bersama. Hingga akhirnya hari yang di tunggu tunggu telah tiba, bahwa kita semua telah lulus, akan meninggalkan sekolah, dengan berat hati untuk dilalui semua ini, katanya dengan raut wajah sedih.
Masih Ihsanul, Bahwa kenangan yang membekas selama masa sekolah di sini, kemanapun menyacari, tidak akan ketemu lagi, kegiatan pergi sekolah setiap pagi lakukan upacara bendera, kami akan merindukan suasana ini, temen, tugas, nasehat yang di berikan oleh bapak/ ibu guru akan selalu mengingatkan kami.
Namun kami menyadari bahwa masa masa indah tersebut telah berlalu, kini tiba saatnya bagi kami terjun dalam kehidupan masyarakat yang sebenarnya, dimana kami bisa menerapkan semua ilmu ilmu yang telah kami dapatkan, selama kami belajar di SMAN 1 Lembah melintang di Pasaman barat, tutupnya.
Kata sambutan dari kacapdin wilayah VI yang di wakili kasi SMA Rudi Renata mengucakan selamat kepada siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan di sekolah SMAN 1 Lembah Melintang, bagi siswa-siswi yang masih kelas X dan XI teruslah giat belajar, jangan kecewakan orangtua kalian, sebutnya.
Rudi Renata juga menerangkan kepada siswa-siswi yang telah tamat di sekolah ini, Bahwa pengetahuan bukan saja di sekolah pendidikan pormal, namun juga banyak pelajaran diluar sekolah atau dilapangan yang dapat diambil, untuk memperdalam ilmu pengetahuan, sebutnya.
Kemudia Rudi Renata menekankan kepada para Guru, Untuk terus berinovasi dalam melaksanakan bertugas mengajar sebagai tenaga pendidik, agar peserta didik menjadi yang terbaik yang sebanding dengannya, sehingga menghasilkan siswa yang berkwalitas mampu bersaing dilapangan, tutupnya.
Kemudian acara puncak dilaksanakan prosesi wisuda siswa-siswi kelas XII mengabil tempat berpakaian toga untuk mengalungkan gordon oleh kepala sekolah SMAN 1 Lembah Melintang, tanda peserta didik telah menyelesaikan pendidikan di sekolah SMAN 1 Lembah Melintang. (Alang)





Hari ini : 1890
Total Kunjungan : 2881181
Who's Online : 127
Discussion about this post