Tanjungpinang, Leadernusantara.com – Gabungan Gerakan Alam Pikir Indonesia (API) DPW Kota Tanjungpinang dan Himpunan Mahasiswa Tambelan (HMT) Tanjungpinang-Bintan mengadakan kegiatan seminar bertema “Menangkal Gerakan Radikalisme ” di Kalangan Pemuda dan Mahasiswa”.
Acara ini berlangsung di Aula Bulang Linggi Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Kamis (31/8).
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, dan dihadiri Kasi Intel Korem 033 Wira Pratama, Kolonel Inf. Luhut Marpaung, S.IP, Kepala Kemenag Kota Tanjungpinang, H. Muhamad Nasir, S.AG, MA, Ketua KNPI Aris Munandar, dan para pemuda.
Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah mengungkapkan berbicara mengenai gerakan radikalisme sejak dahulu memang sudah pernah ada, dan sekarang pun masih ada. Kalau pada masa dahulu, Negara kita begitu kuat. Kekuatan TNI dan Polri begitu kokoh, ditambah lagi dengan masyarakatnya yang punya wawasan dan rasa kebangsaan yang tinggi, maka setiap gerakan radikalisme dapat dicegah dan ditanggulangi,” kata Walikota
Karena itulah, Walikota mengajak seluruh mahasiswa agar menanamkan rasa kebangsaan yang tinggi terhadap bangsa Indonesia didalam diri kalian. Semangat terus berjuang untuk bisa mencapai tujuan. Untuk mewujudkan semua itu, pasti ada sebuah pengorbanan. Yang perlu kita maknai disini bahwa adanya pengorbannan dari seseorang itu sangat penting,” ucapnya
Menurut Orang nomor satu di Tanjungpinang ini, kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia. Negara kita sangat kaya, ini dilihat dari tujuh belas ribu pulau yang tersebar di Indonesia, dan kita bisa menjadi satu kesatuan dalam dasar negara kita yaitu Pancasila. Semangat nasionalisme dan nilai-nilai Pancasila yang kuat didalam diri kita akan mencegah masuknya paham radikalisme di negara kita, khususnya Tanjungpinang.
Sebelum menutup sambutannya, Walikota berpesan kepada para generasi muda, yang kelak akan menjadi pemimpin-pemimpin hebat dapat mempertakankan NKRI dan memajukan bangsa dan negara,” ujarnya
Sebelumnya, Ketua Panitia API, William Hendri, SH, MH, mengatakan kegiatan ini dimaksud agar para generasi muda kita benar-benar sadar akan lingkungan dan kondisi yang tengah terjadi saat ini, terutama dikalangan remaja dan mahasiswa. Apalagi sekarang sudah banyak berbagai paham radikalisme yang muncul, kondisi ini tentunya sangat merugikan dan menggerus nilai-nilai dari Pancasila.” pungkasnya.
(*/h)








Hari ini : 2963
Total Kunjungan : 2865967
Who's Online : 126
Discussion about this post