Natuna, leadernusantara.com-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Natuna, Suherman, SH., Senin (02/11) mengatakan bahwa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, sudah menerapkan sesuai surat Edaran Bupati Natuna.
Hal itu dikatakan oleh Suherman,
setelah melihat lansung penyajian makanan lokal oleh pihak SDN 005 Sepempang yang tidak lagi menggunakan plastik, sudah menggantinya dengan daun.
“Ini sudah sejalan dengan Surat Edaran Bupati Natuna, yang menghimbau seluruh satuan pendidik di Natuna untuk mengedepankan pangan lokal, seperti Ubi, Pisang, Talas dan sebagainya. Sebagai sekolah Adiwiyata SDN 005 Sepempang, sudah menjalankan sesuai Surat Edaran Bupati Natuna dan juga Surat Edaran Kementerian Pertanian.”Tambah Suherman.
Suherman juga mengapresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh Siswa dan siswi SDN 005 Sepempang, yang memanfaatkan barang bekas untuk alat-alat musik dan kostum pemain Drum Bek/ Mercing Blek. “ini juga termasuk sebagai praktik baik sebagai sekolah Adiwiyata dan sekolah Inspiratif, “Tutur Kadisdik.
Lanjut Suherman, Pak Bupati tadi pagi dalam talk show bersama Pejabat Direktorat Kemendikbud, juga mengatakan bahwa agenda Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, sebagai edukasi kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah kedepan.
Pagi itu
Suherman juga mengatakan bahwa rombongan pihak direktorat SD Kemendibud, Ibu Fitriana dan Rekan-rekan juga terkesan dengan Natuna. pengelolaan sampahnya baik, dan pantainya juga bersih.”Ucaonya.
Saat ditanya teekait kunjungan Pihak Kementerian Pendidikan-RI ke-Natuna, Suherman mengatakan dalam rangka untuk melihat langsung praktek baik Pendidikan di Natuna.
“Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini, Kementerian Pendidikan ingin melihat dan apasih hasilnya di Natuna. dan ini disejalankan dengan bantuan Tablet yang telah diberikan oleh Muhajir Effendy, pada 19 September Tahun 2020 lalu.”Terang Suherman.
Lanjut Suherman, “Program yang telah dilaunching olah Muhajir Effendy selaku Kemendikbud-RI dikala itu. Pembelajaran digital dalam rangka mensingkronkan dengan sistim pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini, dan sejauh mana pemanfaatan tablet yang telah diberikan itu.
Jangan sampai Tablet yang diberikan tidak dimanfaatkan dengan baik, “Saya kira itu, sehingga bantuan pemerintah itu dianggap sia-sia dan tidak tepat sasaran, tidak pungsional dan tablet itu pulsa juga dibelikan pihak Kemendikbud.
Memang dulu sempat ada kendala, Tablet ada sementara pulsa tidak ada, sehingga pembelajaran jarak jauh ini tidak maksimal.
Pembelajaran jarak jauh ini bisa dilakukan dengan dua cara melalui Daring dan juga bisa melalui luring, dengan cara manual yang memberikan tugas tidak melalui jaringan internet.
Nah inilah kegiatan kunjungan Direktorat SD Kementerian Pendidikan, Ibu Fitriana dan kawan-kawan, ingin melihat lansung sejauh mana mafaat baiknya PJJ di Kabupaten Natuna ini dengan bantuan Tablet yang telah diberikan Kementerian.
“Saya juga sampaikan kemaren, bahwa belum semuanya Wilayah Natuna ini terjangkau oleh jaringan internet. Ada beberapa daerah yang jaringan internetnya belum baik, sehigga sistem pembelajaran dilakukan dengan dua cara, melalui daring dan luring. Itulah kira maksut kedatangan beliau ke- Natuna.
Selain melakukan kegiatan pemantauan PJJ, mereka juga ingin mengangkat Budaya dan Pariwisata Natuna, dan beberapa permainan rakyat juga sudah dimainkan dan di syuting mereka, seperti tarian Topeng di Wisata Alif Stone, Permainan Gasing di Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, dan Hadrah di Desa Batu Gajah. Sekolah tidak hanya SDN 005 Sepempang yang dikunjungi tetapi beliau juga berkunjung ke SDN 02 Bunguran Timur, dan SDN Cemaga Bunguran Selatan dan SDN lainnya.”Kata Suherman.**(Herman)















Hari ini : 1603
Total Kunjungan : 2905474
Who's Online : 127
Discussion about this post